Lokasi Dan Sejarah Tempat Wisata Waduk Wadaslintang Wonosono

Wonosobo, sebuah kabupaten yang dikelilingi oleh hamparan pegunungan nan hijau yang memiliki sejuta pesona bagi para pecinta wisata. Jika kemarin kita membahas tentang keindahan Dieng Plateau, kali ini kita akan bergeser sedikit keperbatasan Wonosobo dengan Kabupaten Kebumen. Sebenar nya sudah banyak orang yang tahu mengenai tempat wisata Wonosobo ini dan bertahun-tahun lalu sempat populer. Ya, tempat wisata Wadaslintang Wonosobo. Tidak akan kehabisan kata-kata untuk menuliskan keindahan dan juga keberagaman wisata Indonesia, salah satu nya kabupaten Wonosobo ini. Waduk wadaslintang  Wonosobo ini merupakan salah satu objek wisata yang cukup unik. Mengapa begitu, karena waduk wadaslintang ini berada di perbatasan antara dua Kabupaten. Yaitu Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo berbatasan dengan Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen. Kali Medono atau Kali Gede atau kali Bedegolan merupakan sumber utama pemasok aie ke waduk wadaslintang ini.

Sejarah Pembangunan Waduk Wadaslintang Wonosobo

Waduk Wadaslintang Wonosobo

Kondisi topografi sekitar waduk wadaslintang wonosobo di bagian utara merupakan daerah tangkapan air. Yang berupa perbukitan. Sedangkan di daerha tengah merupakan dataran rendah berupa daerah perkampungan dan juga persawahan. Sedangkan di bagian selatan merupakan lahan pasir pantai selatan. Sedangkan kondisi curah hujan di sekitar Waduk Wadaslintang Wonosobo berkisar anatar 1800 – 5800 mm per tahun. Atau rata-rata 3656 mm per tahun nya. Dahulu dalam proses pembangunannya, waduk wadaslintang Wonosobo ini menelan beberapa desa. Sehingga mengharuskan warganya untuk berpindah tempat tinggal. Tanah yang diperlukan untuk area waduk tersebut mencapai 2.626 ha, dan harus memindahkan sekitar 7.000 penduduk. Genangan air nya mencakup 9 desa.

Pembangunan waduk wadaslintang Wonosobo ini memerlukan waktu selama tujuh tahun. Dan dikerjakan oleh kontraktor Hydro Resource Coorporation,  Filiphina  bekerjasama dengan dimulai tahun 1982 dan mulai beroperasi tahun 1988. Waduk Wadaslintang Wonosobo memiliki keistimewaan yaitu selain panorama yang indah tetapi juga merupakan bendungan tertinggi di Indonesia mencapai 125 meter. Para pakar dari negara asing sangat mengagumi konstruksi beton bendungan ini. Yang di proyeksikan mampu bertahan sampai 200 tahun. bendungan ini memiliki lebar 10 meter. Dan panjang 650 meter serta 116 meter. Yang bisa berisi air maksimal 443 juta m3. Sehingga bendungan ini bisa di katakan tergolong cukup dalam.

Misteri Waduk Wadaslintang Wonosobo

Menurut warga sekitar waduk wadaslintang Wonosobo memiliki suatu misteri. Yang sampai sekarang belum terungkap. Hal itu berhubungan dengan bulan Ramadhan. Dimana saat bulan Ramadhan tiba maka air dipenampungan akan meluap dan saluran pembuangan akan penuh dengan air. Hal itu terjadi setiap tahunnya, dan tidak ada yang tau apa penyebabnya. Baca juga tempat wisata goa jaran wonosobo dan tempat wisata bukit seroja wonosobo

Rute Jalan Menuju Lokasi

Untuk mencapai lokasi objek wisata wadaslintang Wonosobo ini. Para pengunjung bisa menumpangi kendaraan umum seperti bus. Jika bertolak dari Wonosobo, maka bisa naik bus jurusan Prembun Kebumen dan bisa turun langsung ke lokasi. Sedangkan untuk pengguna kendaraan pribadi, maka kalian bisa menempuh arah mana saja. Untuk mencapai lokasi dengan mudah. Hanya saja para pengunjung harus ekstra hati-hati karena kondisi jalan cukup berkelok-kelok.

Keunikan Waduk Wadaslintang Wonosobo

Objek wisata waduk wadaslintang Wonosobo yang memiliki luas 2.626 Ha. Tempat wisata ini memiliki keunikan tersendiri. Khusus nya pada saat musim kemarau tiba. Ketika musim kemarau panjang tiba, waduk wadaslintang Wonosobo ini akan mengalami kekeringan yang menyebabakan kekeringan. Yang menyebabkan terbentuk nya suatu dataran yang di penuhi dengan batu putih berlubang. Dari fenomena tersebut maka munculah dua objek wisata baru yang di beri nama Erorejo dan Lubang Sewu. Sayang nya, kedua objek wisata tersebut akan menghilang saat musim penghujan tiba.

Waduk Wadaslintang Wonosobo Menjadi Lokasi Favorit Para Pemancing

Salah satu daya tarik waduk wadaslintang Wonosobo yang bisa di nikmati para wisatawan yang sedang berkunjung. Karena lokasi nya yang sangat cocok di jadikan sebagai tempat untuk memancing. Apalagi saat malam mulai tiba, tak sedikit warga. Baik warga setempat maupun warga dari kecamatan lain yang juga datang untuk berburu ikan. Banyak spot yang kerap, di gunakan warga sebagai tempat pemancingan. Seperti di jembatan penghubung kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Kebumen dan di sekitar area batu besar. Hasil pemancingan yang akan di dapatkan para pemancing juga beragam. Mulai dari ikan nila, ikan patin, dan masih banyak lagi jenis ikan lain nya. Ikan-ikan tersebut berasal dari ikan budidaya yang lepas dari kerapu. Namun, kebanyakan dari sungai yang ada di sekitar bendungan. Oleh karena itu, waduk wadaslintang Wonosobo wajib menjadi destinasi yang harus sekali untuk di kunjungi. Terutama untuk yang memiliki memancing.

Harga Tiket Masuk Waduk Wadaslintang Wonosobo

Tarif masuk untuk di wadaslintang Wonosobo hanya Rp. 4.000 per orang nya untuk orang dewasa. Dan Rp. 3.000 per orang untuk anak-anak di bawah usia 5 tahun. Jika ingin suasana ramai dan bertemu dengan banyak wisatawan. Cobalah untuk datang di hari libur. Seperti akhir pekan.

Keindahan Waduk Wadaslintang Wonosobo

Waduk wadaslintang Wonosobo memiliki potensi wisata. Karena menyajikan pemandangan alam yang sangat indah. Serta memiliki suasana alam yang sangat sejuk. Bentangan air yang luas membuat wisatawan takjub. Di tambah lagi dengan latar belakang Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro. Yang akan membuat pemandangan semakin indah. Untuk fasilitas nya sendiri, di waduk wadaslintang Wonosobo ini terdapat perahu mesin dan perahu dayung. Yang tentu nya bisa di sewa secara harian. Jika ingin menikmati air bendungan dari dekat.

Fungsi Dan Manfaat Bendungan Waduk Wadaslintang Wonosobo

Setelah selesai pembangunan dan beroperasi maka waduk ini mempunyai beberapa fungsi dan manfaat, diantara nya :

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

Waduk wadaslintang Wonosobo ini memiliki fungsi yang utama. Yaitu sebagai pembangkit listrik tenaga air. Yang mampu menghasilkan daya listrik sebesar 16 MW dengan transmisi jaringan kurang lebih 30 km.

Perikanan

Waduk Wadaslintang Wonosobo ini telah di tebari benih ikan yang bisa di panen bila telah besar ikan nya. Sebagai sumber protein bagi masyarakat sekitar waduk. Disamping itu masyarakat sekitar memanfaatkannya sebagai budi daya ikan dengan sistem karamba. Yang dikerjakan secara profesional sehingga menyerap tenaga kerja dari sekitar waduk. Banyak juga masyarakat yang mencari ikan di waduk lalu dijual sebagai mata pencaharian sehingga ini membuka peluang usaha.

Sarana Irigasi

Fungsi utama waduk ini adalah sebagai sarana irigasi dan pembangkit listrik tenaga air. Sedangkan untuk irigasi meliputi daerah Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Purworejo. Setiap tahun Waduk Wadaslintang Wonosobo  mengairi lahan irigasi dengan pola tanam padi-palawija. Dari ketersediaan air hilir waduk dan jumlah air yang tertampung. Maka potensi luas lahan yang terairi irigasi adalah kurang lebih 33.279 ha.

Penampung Air

Air dari saluran yang di atas waduk akan di tampung oleh waduk tersebut. Dan di saat musim kemarau air akan di alirkan sesuai keperluan nya. Sehingga air yang tertampung akan berkurang di saat musim kemarau.

Pencarian Terbaru: