Tempat Wisata Yang Menarik Situ Patenggang Bandung

Salah satu tempat yang menarik ketika anda sedang ada di bandung adalah wisata situ patenggang Bandung. Situ Patenggang yang terletak di wilayah Bandung selatan merupakan salah satu objek wisata alam yang layak untuk di kunjungi. Situ patenggang Bandung terletak berdekatan dengan tempat wisata kawah putih. Letak tempat wisata situ patenggang sendiri memang amat menarik. Terletak di dataran tinggi dan dikelilingi oleh perkebunan teh yang indah.

Wisata Alam Situ Patenggang Bandung

situ patenggang bandung

Susana sejuk khas pegunungan mulai terasa bahkan sebelum benar-benar tiba di wisata alam Situ Patenggang ini. Daun teh yang hijau serta pepohonan lain yang asri sangat indah jika dipadukan dengan jernihnya air dan birunya langit. Belum lagi goresan kabut tipis yang menggantung rendah membuat suasana benar-benar romantis. Seolah-olah segala masalah yang sedang dihadapi lenyap begitu saja saat menghirup segarnya udara di Situ Patenggang ini.

Legenda Situ Patenggang Bandung

Menurut cerita yang beredar dari mulut ke mulut di masyarakat sekitar, Patenggang berasal dari kata “pateangan-teangan”. Dalam Bahasa Sunda, kata tersebut berarti “saling mencari”, dengan situ sendiri memiliki arti “danau”. Kemudian dua kata tersebut disatukan dan terbentuklah nama Situ Patenggang yang terkenal hingga saat ini. Konon kabarnya ketika zaman Kerajaan Majapahit dulu hiduplah sepasang kekasih di Bandung Selatan yang keduanya sangat mencintai satu sama lain. Mereka adalah Raden Indra Jaya atau terkenal dengan nama Ki Santang yang merupakan keponakan Raja Pajajaran alias Prabu Siliwangi. Dan sang wanita adalah putri dari Kerajaan Majapahit, yaitu Dewi Rengganis.

Dari kisah cinta inilah sejarah Situ Patenggang bermula.  Kisah cinta yang manis tersebut sayangnya harus dipisahkan karena meletusnya Perang Bubat antara Kerajaan Pajajaran dan Majapahit. Tetapi tampaknya kekuatan cinta memang sulit dilawan. Terbukti dari keberhasilan kedua sijoli itu untuk bertemu kembali. Mereka bertemu di sebuah tempat  wisata di Bandung Selatan yang saat ini terkenal dengan sebutan Batu Cinta Situ Patenggang. Setelah saling bertemu, Dewi Rengganis memberi satu permintaan kepada Ki Santang. Yaitu ia ingin dibuatkan sebuah perahu. Dewi Rengganis sangat ingin berlayar bersama pujaan hatinya dengan perahu tersebut. Dan kabarnya saat ini kapal tersebut berubah menjadi pulau yang berbentuk hati dan diberi nama Pulau Asmara. Namun ada juga yang menyebut pulau di tengah-tengah wisata Situ Patenggang Bandung tersebut dengan nama Pulau Sasaka.

Mitos Yang Ada Di Situ Patenggang Bandung

Menurut mitos yang beredar di masyarakat setempat. Apabila sepasang kekasih mengunjungi Batu Cinta dan berlayar mengelilingi Pulau Asmara maka cintanya abadi. Layaknya kisah cinta antara Dewi Rengganis dan Ki Santang yang sangat indah dan bertahan untuk selamanya. Percaya atau tidak, itu menjadi hak Anda. Namun tidak ada salahnya untuk mencoba jika Anda sedang berada di Wisata Situ Patenggang. Dan hingga kini telah banyak orang yang mencobanya dengan harapan memiliki cinta yang kekal seperti Dewi Rengganis dan Ki Santang.

Fasilitas Situ Patenggang Bandung

Disini anda juga bisa menyewa tikar untuk beristirahat maupun ber makan siang di pinggi danau situ patenggang. Di tepi danau ini terdapat banyak gazebo dan tikar yang bisa disewa dengan harga 10.000 rupiah saja. Anda juga berkesempatan untuk menyewa perahu untuk mengelilingi danau atau Situ Patengang ini dan mampir sebentar di Batu Cinta.  Jika ingin menyewa perahu di wisata alam Situ Patenggang terdapat dua alternatif bagi para wisatawan. Yaitu dengan langsung membayar saat sedang membeli tiket masuk atau bisa juga ketika sudah berada di dalam lokasi Situ Patenggang.

Harganya jika berkeliling di lingkaran luar dan berhenti di Batu Cinta selama setengah jam adalah 20.000 rupiah per orang. Sedangkan jika mengelilingi lingkar dalam danau dan pulau Situ Patenggang saja. Tanpa mampir di Batu Cinta dikenai tarif 10.000 rupiah per orang. Jika Anda ingin berkeliling danau dengan menaiki perahu yang hanya berisi Anda beserta keluarga juga bisa. Perahu dayung bisa disewa dengan harga 150.000 rupiah per perahu. Anda juga bisa mengelilingi danau dengan sensasi berbeda, yaitu dengan cara menyewa sepeda air. Harga sewanya sendiri sebesar 40.000 rupiah per sepeda untuk kurun waktu 60 menit atau satu jam. Satu sepeda bisa diisi oleh dua orang dewasa yang artinya per individu cukup membayar 20.000 rupiah saja.

Rute Wisata Situ Patenggang Bandung

Alamat Situ Patenggang adalah di Jalan Raya Ciwidey – Rancabali. Jalan tersebut berada di Kecamatan Rancabali yang terletak di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, dengan Kode Pos 40973. Jika Anda berangkat dari Jakarta terdapat empat rute yang bisa Anda tempuh dengan rincian sebagai berikut. Yang pertama Anda bisa melewati jalan tol Cipularang ke Bandung kemudian keluar dari pintu tol Kopo. Selanjutnya berjalanlah ke arah Soreang terus ke Ciwidey hingga sampai ke Situ Patenggang. Jalan menuju Situ Patenggang yang selanjutnya adalah melalui Tol Cipularang, keluar di Tol Buah Batu.

Lalu ke Banjaran – Soreang – Ciwidey- dan berakhir di Patenggang. Rute yang selanjutnya adalah melalui Cipularang ke arah Leuwi Gajah dilanjutkan dengan Soreang, lalu Ciwidey dan sampai ke Patenggang. Tidak perlu takut tersesat karena telah disediakan papan petunjuk yang cukup jelas di sepanjang jalan. Apabila Anda ingin menggunakan kendaraan umum, Anda bisa naik bis jurusan Ciwidey dari Terminal Leuwi Panjang.  Setelah sampai di terminal Ciwidey, Anda bisa beralih ke angkot yang menuju Situ Patenggang.

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional Situ Patenggang Bandung

keteranganHarga
Senin-Jum’atRp. 18.000/orang
Sabtu-Minggu dan Hari LiburRp. 20.500/orang
MotorRp. 3.500
MobilRp. 11.000

Tarif di atas bisa saja berubah sewaktu-waktu, namun harga yang kami sajikan sudah mengikuti update terbaru. Objek wisata ini buka setiap Senin sampai Minggu sejak pukul delapan pagi hingga delapan malam. Jangan lupa untuk membawa pakaian ekstra serta jaket yang tebal karena udara di sana cukup dingin.