Indahnya Telaga Dringo Banjarnegara ” Ranukumbolo KW ” Jawa Tengah

Jawa Tengah memang seakan tidak ada habis nya untuk mengejutkan para petualang. Dengan serpihan-serpihan surga nya yang masih tersembunyi. Kali ini kabupaten Banjarnegara yang ternyata mempunyai berbagai spot petualangan yang tidak akan pernah bissa di lewatkan begitu saja. Kabupaten Banjarnegara di lewati oleh salah satu spot petualangan yang sudah sangat terkenal di indonesia. Yaitu dataran tinggi Dieng. Oleh karena itu, tidak di herankan lagi, jika kabupaten Banjarnegara sering terlihat ramai oleh petualang. Baik yang datang dari dalam negeri sendiri maupun dari mancanegara. Tempat wisata Banjarnegara yang akan di ulas kali ini yaitu Telaga Dringo Banjarnegara

Berbicara tentang dataran tinggi Dieng, bagi beberapa orang pasti nya tidak akan melewatkan sebuah telaga. Yang konon mirip dengan Ranu Kumbolo di bawah puncak Mahameru. Atau sering di sebut Ranu Kumbolo KW. Nama tempat wisata banjarnegara itu adalah Telaga Dringo. Ya telaga drigo berada di wilayah desa pekasiran. Kecamatan Batur, Kabupatren Banjarnegara. Telaga Dringo Banjarnegara ini memang seolah menjadi surga yang tersembunyi. Karena keindahan alam nya yang memang belum di ketahui oleh banyak orang. Namun. Telaga Dringo Banjarnegara ini mempunyai pesona keindahan yang tak terbantahkan lagi.

Destinasi Wisata Alam Telaga Dringo Banjarnegara Yang Masih Tersembunyi

Telaga Dringo Banjarnegara

Nama Telaga Dringo Banjarnegara mungkin belum setenar objek wisata Dieng lainnya. Seperti Gunung Prau, Bukit Sikunir, dan Telaga Warna. Telaga indah di Banjarnegara ini bisa di katakan masih sepi akan pengunjung. Padahal objek wisata yang satu ini tidak kalah menarik dengan objek wisata lain nya di Banjarnegara. Malahan Telaga dringo di sebut-sebut sebagai telaga tertinggi. Dan juga terindah se Jawa Tengah. Berada di ketinggian2.222 mdpl. Telaga Dringo sendiri menyuguhkan pemandangan alam yang sangat indah, asri, bebas polusi, dan juga tenang. Telaga Dringo terbentuk akibat letusan Gunung Sinila pada tahun 1786. Pada saat letusan, Gunung Sinila hancur dan menyisakan cekungan yang cukup besar. Yang berupa kawah mati. Lama kelamaan terisi oleh air hujan dan mata air yang muncul di sekitar telaga. Telaga Dringo sendiri adalah tumbuhan yang banyak tumbuh secara alami di dekat telaga. Yang kemudian menjadi asal-usul nama Telaga Dringo Banjarnegara.

Letak Dan Lokasi Di Telaga Dringo

Telaga Dringo terletak di sebelah barat daya dataran tinggi Dieng. Yang lebih tepat nya berada di Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Lokasi berada di dekat dengan objek wisata Sumur Jalatunda. Yang terkenal dengan mitos pengabul doa nya. Telaga Dringo juga dekat dengan Kawah Candradimuka. Tepat nya sesudah kawah. Jadi sebelum sampai di telaga ini, maka akan melihat Kawah Candradimuka. Sebuah kawah fenomenal di Dieng yang konon kata nya adalah tempat Gatotkaca di tempa hingga menjadi ksatria kuat. Dan mendapatan julukan ” Ksatria Otot Kawat Tulang Besi “. Baca juga tempat wisata curug bojong pangandaran dan taman buru masigit kareumbi sumedang

Jalur Akses Ke Telaga Dringo Banjarnegara

Letak Telaga Dringo sebenar nya cukup dekat dari kawasan Wisata Dieng. Namun jalur akses yang sulit serta medan jalan yang terkenal sangat jelek. Membuat nya agak terisolasi. Jalan nya yang kecil, menanjak dan juga berbatu tidak bisa di tempuh sembarang kendaraan. Tipe jalan yang seperti medan off road ini sebaik nya di lalui oleh kendaraan trail. Seperti sepeda motor kopling, mobil jeep atau mobil trail lain nya. Jika tidak mempunyai kendaraan, di sarankan untuk menyewa kendaraan yang di sewakan di sana. Berikut dengan supir nya yang sudah handal menyetir. Kendaraan juga tidak bisa sampai persisi ke Telaga, hanya sampai ke jalan utama Desa Pekasiran. Setelah itu, harus treking selama 20 menitan. Di jalan tnah dan juga berbatu tau menyewa jasa ojek. Setelah hujan lebih seusah lagi. Lumpur dan juga becek akan menemani sepanjang perjalanan. Ynag tentu nya akan benar-benar menantang.

Namun, perjuangan melewati medan yang sulit akan terbayar. Saat Telaga Dringo telah di depan mata. Hijaunya permukaan telaga yang dikelilingi perbukitan dengan pohon-pohon cemara yang tumbuh dengan rapi terlihat sangat indah. Kesulitan dan kelelahan saat perjalanan menuju Telaga akan sirna. Dan tergantikan oleh kekaguman akan pesona alam telaga tertinggi se-Jawa Tengah ini. Tidak hanya itu, perjalanan menuju telaga tidak sepenuh nya menyusahkan. Malahan jika sambul menikmatinya akan menyenangkan. Dalam perjalanan menuju Telaga ini, akan di suguhkan hamparan perkebunan kentang, wortel, lobak, dan sayuran lainnya. Di kiri dan kanan jalan. Bisa menyaksikan aktivitas pertanian petani Desa Pekasiran di perkebunan yang dikelilingi oleh perbukitan ini.

Kedamaian Di Telaga Dringo Banjarnegara

Akses yang cukup sulit, terkadang bisa sangat menguntungkan. Kawasan Telaga Dringo menjadi kawasan yang selalu asri dan juga jauh dari hiruk pikuk dan kebisingan. Di sana kan merasakan ketenangan dan juga kenyamanan ketika berwisata ke Telaga Dringo Banjarnegara ini. Apalagi bagi kalian yang membutuhkan suasana tenang. Dan tidak ingin terganggu oleh aktivitas keramaian. Aktivitas penduduk sekitar yang umum nya bertani juga sangat menarik. Di pagi dan sore hari nya juga akan melihat penduduk lokal yang memancing di Telaga Dringo ini. Sungguh itu pemandangan yang sangat menarik.

Camping Di Telaga Dringo

Untuk mengeksplore keindahan Telaga Dringo Banjarnegara. Disana bisa melakukan camping, yaitu di tepian Telaga Dringo. Bisa camping tanpa gangguan di tepian telaga, baik dengan keluarga, teman, atau bahkan rekan kerja. Tapi ingat lah, jika ingin camping di tepain telaga. Sebaik nya membawa peralatan yang lengkap. Karena tidak ada penyewaan alat-alat camping seperti tenda di sana. Bawalah logistik yang cukup karena akses untuk mendapatkan makanan juga sulit. Pakaian yang tebal untuk menangkal suhu Telaga Dringo yang sangat dingin sangatlah diperlukan. Jika memiliki hobi memancing jangan lupa bawa alat pancing. Dan yang tidak kalah penting. Yaitu harus membawa kamera untuk mengabadikan pemandangan danau terindah se-Jawa Tengah ini.