Tempat Wisata Keluarga Taman Menteng Jakarta Pusat

Taman Menteng Jakarta adalah sebuah taman yang berlokasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Taman ini dulunya ditempati oleh Stadion Menteng. Taman ini berdiri di atas lahan seluas 30 hektar, dan memiliki koleksi 30 spesies tanaman yang berbeda. Taman Menteng juga memiliki beragam fasilitas pendukung seperti taman bermain untuk anak-anak serta lapangan futsal dan basket. Uniknya, di taman ini terdapat pula 44 sumur resapan untuk membantu penyerapan air hujan ke dalam tanah.

Sejarah Taman Menteng Jakarta

Taman Menteng jakarta

Menteng adalah salah satu kawasan di bilangan Jakarta Pusat. Antara tahun 1910-1918, Menteng adalah perumahan villa pertama yang ada di. Jakarta dan dirancang oleh tim arsitek yang dipimpin oleh P.A.J Mooijen. Seorang arsitek Belanda yang merupakan anggota tim pengembang yang dibentuk pemerintah kota Batavia. Menurut salah satu pakar tata lingkungan Thomas Karsten, Menteng sudah memenuhi semua kebutuhan perumahan untuk kehidupan yang layak. Karena itulah banyak tokoh penting negara Indonesia yang memilih Menteng sebagai tempat tinggalnya. Termasuk tokoh proklamator Indonesia, Soekarno dan Mohammad Hatta.

Selain itu ada juga tokoh lainnya seperti Soeharto, Mohammad Natsir, A.H Nasution, Ali Sadikin, Rosihan Anwar, Subandrio. Kemal Idris dan Soedarpo Sastrosatomo. Selain itu, Menteng juga merupakan tempat tinggal masa kanak-kanak Presiden Amerika Serikat ke-44, Barack Obama. Menteng memiliki konsep sebagai kota taman. Maka tidak heran jika di area ini banyak terdapat taman-taman terbuka seperti taman Menteng ini. Awalnya taman ini adalah Stadion Menteng yang dialihfungsikan sebagai taman Menteng. Taman ini akan ramai dikunjungi setiap hari Sabtu dan Minggu. Mulai dari anak-anak hingga dewasa berkumpul bersama. Anak-anak biasa bermain sepeda, jalan-jalan, berlarian atau hanya duduk santai bercengkrama dengan keluarga. Sedangkan untuk orang dewasa lebih banyak aktifitas yang dapat dilakukannya. Seperti bermain basket, jalan-jalan, atraksi sepeda dan kegiatan komunitas anak muda lainnya. Dan sekarng tempat ini menjadi objek wisata waraga sekitar maupun tempat wisata Jakarta.

Taman Menteng Jakarta

Taman Menteng juga dilengkapi dengan rumah kaca yang berbentuk menyerupai piramid tapi tidak simetris. Rumah kaca itu ada yang berisi aneka bibit tanaman. Dan ada juga yang kosong, biasanya digunakan untuk mengadakan acara-acara tertentu, seperti pameran. Rumah kaca ini juga sering dijadikan latar foto selfie oleh pengunjung. Terlebih lagi setiap habis dibersihkan dari debu jalanan. Seperti yang dilakukan oleh Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta pertengahn bulan Oktober lalu.  Ketika malam tiba, kawasan taman Menteng akan diwarnai oleh hiruk pikuk orang-orang yang berburu makanan. Ya, memang sejak dari dulu kawasan taman Menteng ini sudah dijadikan tempat mangkal sejumlah penjual makanan. Seperti Dimsum 354, Tahu Gejrot Menteng, Nasi Gila, Siomai Menteng dan masih banyak lagi lainnya. Meskipun jajanan ini berada di area terbuka tapi pengunjung tetap saja menikmati acara makannya.

Taman Menteng terbuka untuk umum setiap saat tanpa dipungut biaya. Taman ini terletak di Jalan HOS. Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat. Anda dapat menjangkaunya dengan menggunakan bis dari terminal. Lebak bulus naik bis Kopaja 20 jurusan Lebak Bulus-Senen dan turun di depan Taman Menteng. Taman bermain anak yang kondisinya sudah lebih baik sekarang. Jika pada foto alas atau lantai area bermainnya masih menggunakan semen. Maka lantai yang baru sudah memakai semacam karpet lembut yang tak membuat anak merasa sakit jika jatuh. Ketika masih berdiri dulu Stadion Menteng bisa menampung setidaknya 10.000 penonton. Stadion sepak bola yang didirikan pada 1921 itu dirancang oleh F.J. Kubatz dan P.A.J. Moojen, dan diberi nama Voetbalbond Indische Omstreken Sport (Viosveld). Jika kini berubah fungsi, sebagian itu karena Jakarta memang membutuhkan lebih banyak taman untuk rekreasi keluarga yang murah dan sehat.

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!