Harga Tiket Masuk Obyek Wisata Taman Buaya Indonesia Jaya

Meski Bekasi belum bisa disebut sebagai tempat tujuan objek wisata, namun kota dan kabupatennya terus berkembang semakin maju. Dengan luas kabupaten 1.484,37 km2 ditambah luas kota 210.49 km2. Memang memerlukan usaha tersendiri untuk mengunjungi tempat menarik yang ada di wilayah ini. Taman Buaya Indonesia Jaya adalah tempat wisata  di Bekasi yang berdiri sejak tahun 1990. Sebelum waterboom dan mall ramai, dan masih bertahan hidup hingga saat ini. Panjang halamannya tak kurang dari 115 meter dengan lebar sedikitnya 20 meter. Tempat penangakaran reptil raksasa ini tentu tidak boleh kamu lewatkan ketika berada di Bekasi. Terlebih pada akhir pekan, tidak ada salahnya mengunjungi Taman Buaya Indonesia Jaya. Karena kamu dan keluarga akan dibuat takjub dengan rupa buaya-buaya yang seram dan jumlahnya yang ratusan.

Taman Buaya Indonesia Jaya

taman buaya indonesia jaya

Nama dari tempat penangkaran yang kabarnya terbesar di Benua Asia itu ialah Taman ini. Penangkaran yang dibangun tepatnya di Jalan Raya Serang Cibarusah, Desa Sukaragam, Kabupaten Bekasi tersebut dihuni oleh sekira 500 ekor buaya. Bahkan, dengan jumlah yang ratusan itu Taman Buaya Indonesia Jaya pun digadang-gadang menjadi yang terbesar juga di dunia.

Tidak sulit mencari kekurangan tempat ini, karena fasilitas seadanya. Namun, harus diingat Taman Buaya Indonesia adalah milik perseorangan. Dukungan pemerintah terhadap logo sponsor yang tampak menua, termasuk di papan pentunjuk nama. Tapi tampaknya sehari-hari pemasukan hanya mengandalkan tiket saja.

Keunikan Taman Buaya Indonesia

Taman Buaya Indonesia dikenal juga dengan nama lain. Nama tersebut sesuai dengan tempatnya berada yaitu taman buaya Cikarang. Ketika mampir ke sini, kamu akan disambut oleh patung hewan yang besar inni dengan mulut menganga lebar di pintu masuk. Taman ini sendiri sebenarnya sudah lama ada ditempat ini. Yakni mulai dibangun pada 1990. Dan kini sudah memiliki lima buah kolam besar yang mampu menampung 100 ekor buaya setiap kolamnya. Hal inilah yang menarik dari penangkaran ini.

Karena pengunjung tak hanya melihat buaya saja tapi bisa menyaksikan bagaimana para petugas memberikan makanan pada buaya-buayanya. Kamu tidak perlu khawatir jadi santapan hewan buas bersisik tersebut, karena pengamanan tiap kolam cukup baik. Untuk keamananya sendiri sudah cukup aman. Disetiap kolam sudah diberi pembatas berupa pagar besi yang tingginya mencapi 1,5 meter. Disini pengunjung tak hanya sekedar mengenal beragam jenis buaya tetapi juga bisa melihat penetasan telor buaya.

Perawatan bayi buaya hingga kandang buat para buaya dewasa. Bagi pengunjung yang tertarik dengan pertunjukan tradisional debus khas Jawa Barat. Di Taman Buaya Indonesia Jaya pun terdapat debus yang pemainnya harus melawan buaya dan ular. Debus akan dimulai pada 11.00-14.00 WIB setiap harinya, dan pada Minggu serta hari libur nasional. Pertunjukan dilakukan dua kali dalam sehari.

Setiap kolam besar sanggup menampung lebih dari seratus buaya. Bisa kamu bayangkan bagaimana rasanya melihat mereka bertumpuk sangat banyak. Selain untuk keperluan penangkaran, buaya juga di budidayakan untuk memenuhi kebutuhan publik. Biasanya kulitnya digunakan oleh industri untuk membuat berbagai jenis aksesoris.

Selain itu, kulit mereka yang sudah di proses juga bisa dipakai untuk membuat berbagai jenis tas dan sepatu. Dagingnya juga bisa dikonsumsi oleh masyarakat oleh masyarakat penggemar makanan yang berasal dari hewan. Yang katanya, juga bisa digunakan sebagai obat bermanfaat bagi tubuh.

Atraksi Di Taman Buaya Indonesia Jaya

Atraksi yang ditampilkan di Taman ini termasuk atraksi yang jadul. Karena atraksi tersebut hanya berupa tiga jenis atraksi yaitu, pawang ular, debus dan pawang buaya. Walaupun begitu, terkait dengan “Theme Park”-nya, atraksi tersebut masih lumayan bisa dinikmati. Hanya saja, kami sarankan sebaiknya tidak membawa anak anda saat menonton atraksi ini. Karena menampilkan adegan kekerasan, seperti manusia ditusuk pisau.

Adapun atraksi pawang ular yang berguna karena memberikan sedikit tips bagaimana menghadapi binatang ini. Misalnya saat menghadapi ular sanca atau phyton yang besar dan gemar membelit tubuh korban. Kita harus mempersedikit nafas dan berusaha melepaskan lilitan dari ekor si ular itu sambil memegang kepalanya. Sedangkan untuk atraksi buaya agak sedikit mistik. Karena sebelum acara pawangnya membakar dupa terlebih dahulu dan sering kali mengucapkan mantra sambil mengigit jimat di kalungnya.

Tiket Masuk

Tertarik untuk menengok ratusan buaya yang ada di penangkaran terbesar di Asia ini? Biaya tiket masuknya cukup murah, lho traveler. Kamu hanya cukup membayar Rp. 20.000,- untuk orang dewasa dan Rp. 10.000,- untuk anak-anak. Aksesnya pun cukup mudah bila berkendara lewat jalan tol. Kamu bisa masuk lewat pintu tol Cikarang Barat, lalu ambil arah kanan, menuju Jonggol, Bogor.

Biasanya Taman Buaya Indonesia ini akan ramai dikunjungi wisatawan dihari libur namun hari biasa juga banyak yang datang melihat langsung. Taman ini mulai buka pada pukul 08.00 WIB dan tutup pukul 16.00 WIB. Buaya yang ada di sini selain dikembangbiakan untuk berbagai hal. Juga dijadikan sebagai buaya atraksi yang akan meghibur para pengunjung yang datang.

Sekian informasi tentang Taman Buaya Indonesia. Semoga kalian suka dengan apa yang kami sampaikan. Terima kasih sudah mampir ke artikel ini.

Pencarian Terbaru:

Tags:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!