Tempat Wisata Situ kamojing Yang Harus Kamu Kunjungi

SITU KAMOJING adalah salah satu situ kebanggaan warga Karawang dan Purwakarta. Situ Kamojing adalah situ dibawah pengelolaan Perum Jasa Tirta II, dibangun pada tahun 1912 dengan luas areal 62,762 Ha. Ketinggian normal kurang lebih 48,60, ketinggian maksimal 50,00 dan ketinggian minimal 44,50. Situ Kamojing merupakan tempat yang cukup eksotis yang ada di perbatasan ke-2 kabupaten ini. Situ yang lokasinya di Desa Kamojing, Kecamatan Cikampek. Ini berbatasan langsung dengan Desa Cinangka Kabupaten Purwakarta. Dan masih banyak objek wisata karawang lainnya.

Sejarah Situ Kamojing Di Dalam Desa Kamojing

situ kamajong
Kata situ dalam bahasa sunda artinya danau kecil karena bentuk tanahnya cekung sehingga menjadi tempat terbaik bagi resapan air hujan. Tentu saja kampung atau genggaman air yang melimpah banyak manfaatnya bagi masyarakat sekitar. Manfaat yang sangat besar bagi masyarakat setempat yaitu menganggung maslaah banjir karena bisa menjai tempat terakhir bagi air hujan. Selain itu juga menjadi sasarna irigasi bagi sawah-sawah warga dengan adanya bendungan untuk mengatur air menuju sawah. Luwas sawah secara keseluruham 12,5 hekter dan sudah menjadi. Sumber air bagi tanah disekitar komojing agar tidak mengalami kekeringan dimusim kemarau.
Danau kecil ini mejadi deposit air hujan dan akan ditransformasikan kepada tanah-tanah agar tetap subur serta produktif. Kondisi danau memang masih alami dan tidak tersentuh tangan manusia dan memberikan pemandangan natural khas wisata dari sebuah telaga. Pada pinggiran jalan terdapat pagar besi berwarna biru agar danau terjaga kebersihannya dari sampah. Warga desa bisa masuk ke pinggir danau dengan meminta izina. Kapada pengolola untuk mancing atau pun melihat secara langsung kondisi keindahn aiar danau. Situ ini menawarkan pesona alam serta potensi wisata yang menjanjikan. Ketinggian air di situ ini sangat dipengaruhi kondisi alam. Di musim hujan air situ bisa meluap bahkan sampai keatas jalan. Tetapi di musim kemarau air situ ini surut sehingga kerap juga digunakan warga setempat sebagai lahan untuk bercocok tanam.  Bila dilihat dari infrastuktur dan fasilitas yang ada. Situ ini begitu umum, bahkan juga belum dijadikan obyek wisata komersil.

Masuk Gratis Tanpa Tiket Ke Situ Kamojing

Tidak ada pengelolaan secara khusus sebagai tempat wisata, apalagi pengenaan tiket masuk. Sifatnya yang alami membuat  orang-orang tertarik untuk memadati tepian situ, mulai dari berolahraga atau sekedar melepas kepenatan semata. Terlebih di sore hari, sesaat sebelum matahari tenggelam tempat ini menawarkan panorama yang indah. Dengan pantulan cahaya matahari yang menerpa permukaan air situ. Mitos yang beredar hingga saat ini,  konon situ ini ditempati oleh Buaya Buntung. Mitos yang telah mengakar pada warga setempat yang kebenarannya pastinya tak dapat diterima dengan akal sehat. Namun sebagai pertanda kalau di daerah ini mengandung paham berbentuk buhun bahkan mistis yang begitu kental. Menurut perkiraan kedalaman situ ini sekitar pada 14 sampai 10 meter. Tetapi tak ada info resmi mengenai kedalaman ini namun pengunjung tetap harus berhati-hati.

Situ kamojing memiliki dua pintu air yang terletak di sebelah kiri dan kanannya yang berfungsi. Untuk mengatur debit air dan mendistribusikan airnya kesawah-sawah petani. Itu Kamojing merupakan sebuah danau buatan yang berfungsi sebagai. Sarana irigasi untuk pendistribusian air ke areal pesawahan. Situ Kamojing posisinya ± 8 Km dari gerbang tol Cikampek. Keluar dari gerbang tol Cikampek belok kiri jalan terus. Setelah ± 10 m belok kiri lagi selanjutnya ikuti jalur jalan yang ada. Situ kamojing memiliki luas 62 HA dengan luas yang diairi 12,5 HA. Elevasi air diwaktu banjir bisa mencapai + 49,50, diwaktu normal + 48,60, dan diwaktu minimum + 44,50. Jangn lupa kunjungi tempat wisata karawang lainnya