Sensasi Mendaki Ke Gunung Tampomas Sumedang Yang Hitz

Kota Sumedang, Jawa Barat ini sangat lah identik dengan objek wisata nya. Yang menjadikan ciri khas keindahan wisata Kota Sumedang Jawa Barat tersebut. Bahkan saking indah nya wisata di Sumedang, Jawa Barat mampu menarik perhatian para kalangan selebritis untuk mengunjungi keindahan tempat wisata Sumedang, Jawa Barat. Yang kini sudah terekspos di dalam dan di luar negeri. Suasana Alam kota Sumedang ini bisa di bilang masih belum banyak di ketahui oleh para ahli. Sehingga masih banyak kekayaan alam yang masih tersembunyi. Tapi, dengan tempat wisata yang ini pasti sudah banyak orang yang telah mengetahui nya. Yaitu tempat wisata Gunung Tampomas Sumedang.

Pesona wisata gunung yang menarik di Indonesia yang sana yang sekali jika terlewatkan. Apalagi bagi kalian yang gemar melakukan aktivitas hiking, yakni Gunung Tampomas Sumedang. Gunung Tampomas Sumedang yang di kelilingi oleh 5 Kecamatan yaitu Paseh, Conggeang, Cimalaka, Buah Dua, serta Tanjung kerta. Gunung Tampomas yang memiliki ketinggian 1684 mdpl ini adalah sebuah gunung berapi bertipe Stratovolcano. Atau Gunung berapi yang berbentuk kerucut dan terdiri di atas lava. Serta abu vulkanik yang mengeras. Nah, tentu nya tempat wisata ini yang akan kita bahas.

Pesona Indah Gunung Tampomas Sumedang

Gunung Tampomas Sumedang

Gunung Tampomas adalah sebuah gunung berapi yang terletak di Jawa Barat. Tepat nya sebelah utara kota Sumedang. Stratovolcano dengan ketinggian 1684 meter ini juga memiliki sumber air panas yang keluar di daerah sekitar kaki gunung. Gunung Tampomas termasuk dalam area Taman Wisata Alam Gunung Tampomas dengan luas area taman mencapai sekitar 1.250 hektare. Oleh warga setempat, puncak Gunung Tanpomas di kenal dengan sebutan Sangiang Taraje dengan panorama alam nya yang sangat menkajubkan. Karena selain bisa menyaksikan keindahan kota Sumedang dari ketinggian, di puncak gunung juga terdapat lubang-lubang kawah.

Dengan dominasi bebatuan yang besar juga eksotis.Dari puncak gunung pendaki juga bisa menyaksikan keindahan beberapa gunung di sekitar nya. Seperti Gunung Cikuray, Gunung Ciremai dan lain nya di Jawa Barat. Berjarak sekitar 200 meter dari puncak Sangiang Taraje. Terdapat sebuah makam atau pesarean yang di keramatkan. Konon tempat tersebut merupakan petilasan Prabu Siliwangi dan Dalam Samaji. Yang hidup pada masa kerajaan Pajajaran Lama.

Legenda Gunung Tampomas Sumedang

Gunung Tampomas adalah salah satu gunung di Jawa Barat yang terletak di Kabupaten Sumedang. Taman Wisata Alam Gunung Tampomas masuk kecamatan Buah Dua, Congeang, Sidang Kerta dan Cibereum, Kabupaten Sumedang. Keadaan Taman Wisata ini bergunung-gunung dengan ketinggian anatar 625-1.685 meter di atas permukaan laut. Semula Gunung Tampomas bernama Gunung Gede.Dan sebelum nya bernama Gunung geulis. Namun, orang Indramayu yang mengekramatkan Gunung tersebut menyebutkan dengan Gunung Tampomas.

Tampomas berasal dari kata Tempo Emas yang berarti yang menerima emas (berupa senajata pustaka) yang terbuat dari logam emas yang di sebut dengan Pendok emas yang di simpan di Puncak Gunung dengan cara supranatural. Agar gunung itu tidak meletus. Maka alhasil conggeang sebagai buangan gas dan air panas. yang berada di dalam perut gunung. Menurut sejarah gunung Tampomas dulu nya sering meletus dan berakibat sekitar gunung menderita. Baca juga tempat wisata Eco Garden Park Sumedang

Daya Tarik Gunung Tampomas Sumedang

Yang menarik di kawasan Gunung Tampomas Sumedang ini, yaitu puncak Gunung Tampomas (Sangiang Taraje) dengan ketinggian kurang lebih 1.684 meter di atas permukaan laut. Seluas Ha merupakan areal terbuka. Lokasi ini memiliki nilai estetika tinggi karena dari tempat ini wisatawan dapat menikmati pemandangan alam yang indah ke arah Sumedang. Ada nya lubang-lubang bekas kawah dan batu-batu besar. Dan juga berwarna hitam menambahkan kekayaan imajinasi bagi anda yang melihat nya. Flora vegetasi kawasan ini termasuk tipe hujan pegunungan, flora nya tediri dari beraneka ragam jenis pohon-pohon berkayu. Serta jenis-jenis dari golongan liana dan epiphyt. Flora yang mendominasi kawasan adalah Jamuja (Podocarpus imbricatus) Rasamala (altingia excelsea) Saninten (Castanea argentea). Fauna Satwa liar yang hidup dalam kawasan ini adalah Kancil (Tragullus javanicus) Lutung (Trachypithecus auratus) Babi Hutan (Sus vitatus). Dan beberapa burung lain nya.

Dongeng Gunung Tampomas

Dengan melihat Gunung Tam[pomas Sumedang yang menjadi salah satu saksi bisu perjalanan sejarah. Sumedang pada khusus nya dan tanah Sunda pada umum nya. Kabar nya bagi sebagian besar orang akan terasa suasana mistis yang cukup kuat. Oleh karena nya Gunung Tampomas ini banyak di jadikan tempat bertapa, semedi, atau ngelmu. Karena kabar nya dulu Prabu Siliwangi juga pernah bertapa di gunung ini. Dilihat dari tempat-tempat tertentu pun suasana mistik bisa terasa. Seperti hal nya tidak tahu kenapa ketika mengambil foto atau gambar ini dari kawasan hutan di Wargaluyu ini terdengar suara-suara gemuruh. Dan dari puncak nya keluar asap yang bercampur dengan debu yang menyala-nyala. Dan sepertinya gunung ini akan meletus.

Peninggalan Sejarah Di Gunung Tampomas Sumedang

Gunung Tampomas dengan kekuatan fenomena alam nya yang begitu indah dan juga unik. Serta penuh misteri dan mampu menggoda jiwa petualang. Bagi para petualang alam bebas untuk dapat mendaki nya. Gunung Tampomas yang berdiri gagah dan indah yang terlihat di sekitaran kota Sumedang. Ini memang tidak setenar gunung-gunung lainnya di Indonesia. Khususnya di pulau Jawa, tetapi Gunung Tampomas mampu menghadirkan pesona alam yang indah. Dan memberikan kepuassan bagi para pendaki yang ber petualang di alam bebasnya. Dan Gunung Tampomas juga melahirkan sejumlah cerita-cerita yang sarat akan sejarah.Diantara nya yaitu ada peninggalan Tapak (bekas) kaki nya Prabu Siliwangi. Raja Padjajaran yang telah telah terkenal akan kegagahan dan kesaktian nya. Dan juga makam Ranggahadi dan juga istrinya.

Yang menurut cerita mereka itu merupakan kerabat dari Prabu Siliwangi. Dan di kawasan Gunung Tampomas di temukan juga Situs peninggalan sejarah masa lalu. Di antara seperti Batu Berganbar, Pecahan Arca, Pagar Batu, Piramida kecil, dan Patung Ganesha. Itu semua di temukan oleh team peneliti dari yayasan Padaringan. Situs purbakala tersebut di temukan di lereng Gunung Tampomas. Di sekitaran Ciputrawangi, Leuweng Candi, Puncak Narimbang, Batu Lawang, Sawah Kalapa, Puncak Manik dan Blok Cibenteng. Batu Kasur yang konon merupakan tempat tidur nya Prabu Siliwangi. Dan Batu Pandaringan yang konon kata nya di pakai tempat persembahan. Atau tempat musyawarah. Ini membuktikan bahwa kawasan Gunung Tampomas yang kaya akan keindahan alam. Cagar budaya serta sejarah dan kerajaan Padjajaran di masa ke-emasan nya pada masa lalu di tataran Sunda.

Salah Satu Rute Pendakian

Rute Pendakian kali ini melalui Cibereum, jalur pendakian Cibereum merupakan jalur pendakian yang banyak di pilih orang para pendaki dan bisa di mulai dar jalan sedar. Dengan medan yang cukup jelas dan tidak banyak percabangan. Pendaki bisa lebih mudah mencapai puncak Tampomas melalui jalur ini. Jika ingin lebih menghemat tenaga, para pendaki bisa ikut menumpang truk. Yang akan menuju ke daerah penambangan pasir. Selanjut nya perjalanan akan melewati jalanan yang cukup lebar dengan pemandangan padang ilalang di kanan kiri jala. Kemudian pendaki akan mulai menjumpai semak belukar sebelum memasuki hutan. Yang akan ada di sepanjang perjalanan menuju ke puncak Gunung Tampomas. Setidak nya butuh waktu sekitar 4-6 jam perjalanan untuk mencapai puncak gunung. Di beberapa titik pendakian para pendaki bisa berhenti untuk beristirahat. Atau bahkan berkemah sebelum melanjutkan pendakian.