Menikmati Keindahan Tempat Wisata Gunung Kerenceng Sumedang

Objek wisata Gunung Kerenceng Sumedang yang terletak di perbatasan anatar Cilalengka dan Sumedang, Jawa Barat. Yang ini merupakan salah satu Tempat wisata Sumedang yaitu gunung yang memiliki karakteristik tersendiri. Gunung ini masih terbilang belum terlalu ramai oleh pendaki – pendaki. Oleh itu karena gunung ini juga belum ada yang pengelolanya. Gunung dengan ketinggian 1.736 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini di atas. Permukaan air laut Mdpl dengan ketinggian relative 1.680 Mdpl. Di bagian barat Gunung Kerenceng terdapat puncak lainnya seperti Puncak Pangukusan (1.558 Mdpl) dan Puncak Kareumbi (1.685 Mdpl). Gunung Kerenceng merupakan gunung yang didigua pernah mengalami aktivitas vulkanik. Gunung ini berbentuk strato dengan cerukan menyerupai kawah yang sobek ke arah barat. Jangan lupa baca juga saung cibingbin Sumedang

Gunung Kerenceng Sumedang

Sungai yang berhulu di gunung ini antara lain Sungai Cikarobokan, Sungai Cimanggung. Sungai Cikandang, Sungai Pojok, Sungai Ciguling, Sungai Cilembu, Sungai Cijogjog dan Sungai Cileuleuy. Beberapa pendaki sebagai gunung kecil – kecil cabe rawit, pasalnya gunung ini tidak terlalu tinggi. Ini memiliki jalur yang cukup menantang dengan di penuhi oleh rerumputan dan memiliki banyak cabang. Pendakian ke gunung ini dimulai dari Kampung Jambuaer ataupun Desa Sindulang Kecamatan Cimanggung. Selain Kampung Jambuaer, ada satu titik pendakian yang bisa kalian mulai yaitu melalui Kampung Situhiang, Desa Tegalmanggung Kecamatan Cimanggung. Untuk mendaki gunung ini, kalian akan menempuh perjalanan kurang lebih 2-4 jam perjalanan dengan kontur jalan menanjak. Yang cukup menguras tenaga tanpa ada jalur landai atau biasa disebut oleh pendaki ‘bonus’.

Alamat Gunung Kerenceng Sumedang

Gunung Kerenceng merupakan sebuah gunung yang terdapat di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Gunung Kerenceng mencangkup Kecamatan Sumedang Selatan, Kecamatan Cimanggung, dan Kecamatan Pamulihan. Ketinggian : 1.736 mdpl (5.695 Kaki)

Pendaki Gunung Kerenceng Sumedang

Pendaki Gunung Kerenceng Sumedang ini di mulai dari Kampung Jambuaer. Maupun Kampung Sayuran di Desa Sindulang Kecamatan Cimanggung. Selain dari kampung Jambuaer untuk titik pendaki bisa di mulai dari Kampung Situhiang, desa Tegalmanggung, Kecamatan Cimanggung. Jalur awal berupa anak tangga yang dibuat dari semen untuk memudahkan. Akses jalan warga desa dari dan menuju pemukiman serta kebun garapan. Kebun-kebun sayuran berupa kol, cabe dan varian lainnya menghiasi jalur pendakian ini.

Sesuai dengan memasuki kawasan perkebunan warga, jalur mulai memasuki pintu hutan dengan ditandai. Sebuah plang hijau kusam milik Perhutani yang termakan usia. Jalur mulai menanjak dan semak belukar semakin rimbun, tumbuhan perdu dan pinus menghiasi jalur pendakian. Jalur tersebut cukup jelas walau bisa dikatakan jalur tersebut jarang dilalui penduduk. Dilihat dari tingginya ilalang-ilalang yang tumbuh subur menghalangi jalur. Semakin memasuki hutan jalur mulai bervariasi dan semakin menanjak melipir punggungan. Mendekati area terbuka menuju puncak, tanaman kantong semar dengan bahagia tumbuh subur berkelompok. Sekitar 3 jam berjalan menjelajah hutan, maka sampailah di titik tertinggi Kerenceng.

Gunung Kerenceng Sumedang

Menurut kamu Bahasa Sunda susunan R.A Danadibrata halaman 333 yang telah di terbitkan. Oleh panitia Penerbit Kamus Bahasa Sunda. menyebutkan bahwa Kerenceng berarti Gengge Raranggeuyan, Gengge Beunang Niiran, Loceng, Kirincing. Gengge sendiri ini bisa di artikan secara bebas yaitu Gelang kaki dan Raranggeuyan bisa berarti banyak. Sedangkan Gengge Beunang Niiran bisa di artikan gelang kaki yang di susun dengan cara di tusuk seperti sate. Sedang kata Loceng berarti Lonceng dan Kirincing bisa berarti bunyi Kirincing. Menurut sedikit informasi dari tulisan HU Galamedia, edisi Minggu 28 juli 2002, menyebutkan bahwa dahulu Gunung Kerenceng. Merupakan tempat tinggal Eyang Panggung Jaya Kusumah.