Sunrise Dan Sunset Di Tempat Wisata Gunung Api Purba Nglanggeran

Untuk kalian yang memiliki hobi mendaki dan sangat sekarang ini sedang mencari alternatif gunung untuk di jadikan objek pendakian. Maka gunung api purba ini bisa di jadikan pilihan yang cocok sekali. Tempat wisata Yogyakarta ini memiliki nama lengkap Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta. Gunung ini berada di Yogyakarta persis nya berada di kabupaten gunung kidul yang memiliki banyak sekali keunikan dan juga sejarah.

Sejarah Gunung Api Nglanggeran Yogyakarta

Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta

Nama Nglanggeran berasal dari kata nglaggar atau di dalam bahasa Indonesia artinya melanggar. Terdapat banyak cerita sejarah yang berhubungan atau di kaitkan dengan Gunung Api Nglanggeran Yogyakarta. Hampir semua cerita mengenai legenda gunung ini di amini oleh warga sekitar. Salah satu cerita yang paling terkenal yaitu kemurkaan seorang Dalang yang mengutuk warga desa. Konon menurut cerita masyarakat sekitar, pada ratusan tahun yang lalu penduduk desa. Yang di dominasi petani mengundang seorang dalang yang cukup terkenal pada masa itu untuk mengadakan pesta syukuran hasil panen. Namun ada beberapa warga desa yang melakukan tindakan ceroboh, mereka memainkan wayang yang di bawa si dalang. Dan ketika sedang asyik memainkan tanpa sengaja ada warga yang merusak wayang si dalang.

Singkat cerita, ketika dalang mengetahui wayang bawaan nya telah di rusak oleh beberapa warga sekitar, murkalah si dalang. Dan pada akhir nya mengutuk warga desa setempat menjadi sosok wayang lalu di buang ke Bukit Nglanggeran. Di sekitar kawasan gunung juga terdapat beberapa batuan besar. Yang biasa di jadikan sebagai tempat bersemedi atau bertapa. Sebagian warga sekitar percaya bahwa Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta ini di jaga oleh Kyai Ongko Wijoyo. Dan tokoh pewayangan Punokawan yaitu SEmar, Petruk, Gareng dan Bagong. Baca juga tempat wisata sindu kusuma edupark yogyakarta

Misteri Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta

Selain dari sejarah nya yang sangat lah menarik. Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta juga menyimpan misteri yang belum banyak di ketahui oleh banyak orang. Misteri tersebut mengenai pemukiman yang hanya di isi oleh 7 kepala keluarga. Keanehan ini terjadi di Tlogo Mardidho, Dusun Nglenggeran Wetan, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk. Tepat berada di atas puncak Gunung Nglanggeran. Misteri keanehan 7 kepala keluarga ini berawal dari sering terjadi nya kematian. Pada warga ke 8 yang mencoba menjadi warga tetap di desa setempat.

Begitu pun sebalik nya, jika penduduk di desa tersebut kurang dari 7 kepala keluarga. Maka sisa keluarga atau warga setempat akan di serang berbagai penyakit yang berujung pada kematian. Dari kisah ini lah, warga setempat percaya dan meyakini. Bahwa di dusun setempat hanya boleh di huni oleh 7 kepala keluarga. Dan tidak boleh lebih maupun kurang sedangkan untuk anggota keluarga yang anak nya menikah dan memiliki anggota keluarga baru.

Maka mau tidak mau salah satu anggota keluarga harus mengalah atau pergi dari susun tersebut. Kebanyakan dari mereka yang baru menikah memilih pindah dari Dusun Nglanggeran. Dan membangun keluarga kecil di Dusun yang berada di bawah lereng Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta.

Pesona Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta

Gunung api Purba Nglanggeran Yogyakarta juga menawarkan pesona alam yang sangat luar biasa indah. Tidak heran lagi jika kawasan ini pernah di jadikan sebagai slaah satu lokasi film dokumenter yang berjudul Jenderal Soedirman. Yang di bintangi oleh aktor ternama tanah air yaitu Adipati Dolken. Pertama kali melewati pintu masuk mata para pengunjung akan langsung di suguhi dengan bangunan Pendopo Joglo kalisongo. Setelah itu berjalan mendaki melalui jalan setapak para pengunjung akan langsung bisa melihat 3 gardu pandang.

Yaitu Gardu Pandang rendah, intermediate dan tentu gardu pandang yang berada paling puncak. Pada tanggal 19 Sepetember 2015 lalu UNESCO menetapkan Desa Nglanggeran dan Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta in. Sebagai kawasan Global Geopark Network. Dan pada tanggal 2016 Kementrian Pariwisata menunjuk Gunung api PUrba Nglanggeran Yogyakarta ini sebagai salah satu wakil Indonesia. Untuk mengikuti ajang UNWTO. Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta juga menawarkan sunrise dan sunset untuk siapa saja yang mengunjungi nya.

Untuk dapat menikmati keindahan ini para pengunjung di sarankan untuk datang pada pukul 05.000 – 06.30 WIB. Dan sore hari sekitar pukul 16.30 – 18.00 WIB. Di sepanjang jalan menuju puncak para pengunjung akan melewati lorong -lorong bebatuan yang terbilang sempit. Dan di salah satu lorong nya terdapat sebuah bongkahan batu yang cukup besar tersangkut di atas nya. Keunikan dari batu ini juga menjadi salah satu daya tarik bagi pendaki.

Harga Tiket Masuk

Bagi kalian yang berkunjung di Gunung api Purba Nglanggeran Yogyakarta akan di kenakan biaya retribusi. Yaitu sebesar Rp. 15.000 di siang hari dan Rp. 20.000 di malam hari. Sedangkan untuk para wisatawan asing pengelola membebankan harga tiket masuk sebesar Rp. 30.000. Harga yang terbilang sangat murah di bandingkan dengan keindahan alam nya.

Lokasi Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta

Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta terletak di Dusun Nglanggeran Lor. Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Dari pusat kota Yogyakarta tempat ini bisa ditempuh antara 45 menit – 1 jam menggunakan kendaraan pribadi.

Rute Manuju Ke Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta

Untuk menuju ke Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta ini. Maka bisa melalui 2 rute yaitu :

Rute Yogyakarta

Jika mengambil dari arah Yogyakarta maka harus mengambil jalan yang mengarah ke Wonosari. Kemudian menuju ke Piyungan hingga mencapai Bukit Bintang Yogyakarta. Maka teruskan perjalanan hingga melihat adanya Perempatan Timur Radio GCD FM Patuk. Lalu dari sini harus berbelok kiri untuk mengambil arah menuju ke Desa Ngoro-oro. Maka teruskan perjalanan sampai mencapai pertigaan setelah UPT Puskesma Patuk II. Dari pertigaan ini maka harus belok kanan menuju ke Desa Nglanggeran.

Rute Wonosari

Nah, jika dari Wonosari maka hanya perlu berbelok ke kanan. Jika sudah sampai di Bunderan Sambi Pitu dan ambil arah yang menuju ke Desa Bobung. nah, dari Desa Bobung ini. Maka para pengunjung hanya perlu melintasi jalanan sepanjang 3 Km untuk mencapai Desa Nglanggeran.

Aktivitas Yang Bisa Di Lakukan Di Gunung Api Purba Nglanggeran

Panjat Tebing

Deretan tebing-tebing batu di Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta dengan ketinggian dan grade beragam. Yang menjadikan tempat yang asyik untuk di jadikan lokasi pemanjatan. Jika yang ingin mencoba kemampuan bisa memanjat 28 jalur pemanjatan yang sudah ada. Namun berhubung aktivitas ini belum cukup populer. Maka para pemanjat wajib membawa perlengkapan sendiri jika ingin melakukan panjat tebing di Nglanggeran.

Outbond

Jika sedang mencari lokasi outbond untuk komunitas. Maka jangan ragu untuk datang ke Nglanggeran. Di tempat ini bisa melakukan aneka games seru. Bahkan para pengunjung juga bisa bermain flying fox di tempat wisata ini. Untuk melakukan outbond, pastikan sudah menghubungi pengelola lebih dulu.

Camping

Jika masih kebingungan ketika hari libur tiba, maka Camping di Gunung Nglanggeran adalah pilihan yang cerdas. Di gunung ini terdapat beberapa camping ground yang tersebar di berbagai titik. Camping ground yang paling luas terletak di bawah puncak utama atau Puncak Gede. Namun jika ingin menikmati pemandangan kota Jogja di malam hari. Maka bisa mendirikan tenda di dekat gazebo yang terletak di daerah bawah. Keuntungan lain dari mendirikan tenda tersebut adalah jika hujan turun maka bisa berteduh dengan cepat.

Live In

Sebagai desa wisata, pengelola kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta menawarkan paket live in bagi para pelajar maupun wisatawan. Jika yang mengikuti paket ini bisa tinggal di homestay atau rumah-rumah penduduk yang menjadi induk semang. Selama live in di desa akan diajak mengikuti serangkaian aktivitas menyenangkan. Seperti bercocok tanam, membajak sawah, belajar membatik, outbond, hingga belajar kesenian tradisional yang ada.

Trekking

Trekking atau berjalan kaki hingga mencapai Puncak Nglanggeran merupakan aktivitas utama yang ditawarkan di tempat ini. Meski bertajuk “gunung wisata”, rute atau trek yang ada di Gunung Nglanggeran cukup beragam. Dan menantang seperti layak nya gunung-gunung tinggi. Di tempat ini bisa merasakan sensasi berjalan di atas conblock, jalan berbatu. Serta jalan tanah setapak, hingga lorong sempit yang diapit tebing batu. Di beberapa titik pun harus melewati batu-batu besar sambil berpegangan tali.

Mengunjungi Desa 7 Kepala Keluarga Di Puncak Timur

Tak banyak orang tahu bahwa Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta terbagi menjadi dua kawasan. Yakni kawasan barat dan kawasan timur. Kawasan barat merupakan daerah yang biasa didaki wisatawan, sedangkan kawasan timur jarang dijamah. Jika penyuka wisata budaya, berkunjung ke Puncak Timur wajib untuk di lakukan. Di puncak ini bisa bertemu dengan komunitas 7 kepala keluarga yang sudah tinggal disitu turun temurun.

Nglanggeran Sunrise Dan Sunset

Spot terbaik untuk menikmati sunrise di Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta ini adalah dari Puncak Timur. Jika berada di tempat itu pandangan akan bebas tak terhalang apapun. Selain dari Puncak Timur, juga bisa menyaksikan sunrise dari Puncak Gede atau puncak utama. Jika tidak bisa mendapatkan sunrise yang sempurna. Setidaknya bisa menyaksikan panorama Embung Nglanggeran yang berselimut kabut dari ketinggian. Sedangkan tempat terbaik untuk menyaksikan sunset adalah dari pos 1. Dari tempat ini bisa melihat Gunung Merapi Merbabu serta kota yang secara perlahan berubah menjadi lautan cahaya.