Tempat Wisata di Kalimantan Dengan Daya Tarik Goa Liang Tapah

Kecamatan Jaro mempunyai potensi wisata alam yang sangat menjanjikan. Kawasan ini memiliki perbukitan yang merupakan bagian dari pegunungan Meratus. Jadi tidak heran jika kawasan ini memiliki banyak objek wisata alam seperti air terjun, goa, dan bukit yang menakjubkan. Salah satunya adalah Goa Liang Tapah dan termasuk Tempat Wisata di Kalimantan yang mempunyai daya tarik tersendiri.

Keistimewaan Goa Liang Tapah Tabalong

Goa Liang Tapah

Goa Liang Tapah menjadi spot dimana Anda bisa menikmati keindahan di Garagata, Jaro, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Dengan aliran air bawah tanah yang ada di goa. Goa Liang Tanah memiliki keistimewaan tersendiri di kalangan para petualang. Dalam goa tersebut Anda dapat berenang dengan air jernih, sejuk dan berwarna biru. Karena memang sulit melewatkan kesempatan untuk tidak menceburkan diri dan mengambil foto disini. Baca juga Goa Batu Hapu.

Goa Liang Tapah terdiri dari dua kata yaitu “Liang” dan “Tapah”. Dalam bahasa Banjar liang berarti lubang atau terowongan, sedangkan Tapah adalah salah satu jenis ikan besar yang ada di Kalimantan. Nama lainnya adalah Cat Fish Wallago. Tapah adalah salah satu spesies ikan lokal yang merupakan ikan tawar terbesar di Indonesia. Ikan tapah dapat mencapai 2,4 meter sehingga menjadikannya sejenis ikan raksasa  dan masih termasuk ikan yang ganas pemakan daging. Bahkan menurut sebagian orang ikan ini bersifat kanibal terhadap sesama dan juga bisa menyerang manusia.

Sejarah dan Mitos Goa Liang Tapah

Menurut keterangan dari masyarakat sekitar, pada masa sungai melintasi goa itu memang dihuni banyak ikan. Diantaranya adalah ikan tapah tersebut. Menurut cerita turun temurun ikan tapah yang ada di sungai dalam goa liang tapah sangat besar . Sehingga tidak bisa berbalik badan untuk keluar bahkan sampai sekarang masih hidup tetapi sangat misterius. Kita hanya bisa lihat pada saat-saat tertentu saja. Terkadang ikan tersebut muncul malam hari dengan matanya yang memancarkan cahaya yang sangat terang. Sehingga anak-anak harus berhati-hati masuk kedalam Goa Liang Tapah tersebut. Warga sekitar sering memperingati bahaya masuk sendiri atau bahkan tidak perlu masuk kalau tidak ingin bahaya. Ditakutkan ikan tersebut akan muncul pada saat air sungai meluap.

cerita lainnya adalah seorang pemuda bernama salman yang bekerja sebagai petani dan juga menangkap ikan. Suatu hari salman memeriksa lukah perangkap ikan yang dibuatnya dan dipasang dipinggir sungai. Salman terkejut melihat lukah nya telah hancur berantakan. Dimalam hari saman bermimpi bertemu seseorang berpakaian kerajaan yang menyuruhnya untuk menyusuri sengai hingga kaki bukit. Singkat cerita salman melihat seekor ikan besar masuk kedalam lubang. Salman pun pulang mempersiapkan peralatan untuk menangkap ikan besar tersebut. Keesokan harinya salman berhasil membunuh ikan tersebut dan membagikan potongan daging nya kepada warga sekitar.

Alhasil dilihat dari kedua cerita itu menjadi misteri apakah ikan tapah tersebut masih hidup atau sudah mati. Tetapi terlepas dari mitos tersebut masih banyak pengunjung yang tertarik datang ke tempat tersebut.

Daya Tarik Goa Liang Tapah

Liang Tapah bisa diartikan sebagai lubang atau terowongan tempat tinggalnya Ikan Tapah. Objek wisata yang mempunyai daya tarik tersendiri dan patut dikunjungi. Goa yang cukup luas dengan ukuran alam diatas langit-langit yaitu batuan stalakmit dan stalaktit menjadi daya tarik goa tersebut. Selain ukiran stalakmit dan stalaktit yang indah, didalam gua juga terdapat sumber mata air yang terlihat sangat menarik. Dengan sinar matahari yang masuk kedalam goa sehingga mata air ini terlihat hijau dan juga kadang terlihat juga berwarna biru.

Diluar goa juga terdapat wahana air yaitu berupa aliran air yang keluar dari mulut goa. Para pengunjung bisa menikmati segarnya air yang keluar langsung dari mulut goa dan tempat ini aman bagi anak-anak untuk bermain. Karena airnya yang tidak terlalu dalam.

Lokasinya berada kurang lebih 3 km dari jalan utama Trans Kalimantan Tanjung-Koaro. Sebelum sampai ke lokasi kita akan disuguhkan dengan pemandangan yang sangat indah. Yaitu hamparan yang luas dengan latar belakang perbukitan yang menjulang tinggi.

Disarankan untuk memasuki Goa ini harus ditemani pemandu atau pengelola objek wisata tersebut. Karena struktur goa yang luas dan banyak terdapat lorong-lorong dikhawatirkan pengunjung akan tersesat. Untuk Tiket masuk pengunjung tidak diminta atau dengan kata lain gratis. Namun untuk membayar pemandu Anda harus mengeluarkan uang sebesar Rp.50.000.