Tempat Wisata di Kalimantan Kecantikan Danau Biru Pengaron

Danau bekas galian tambang yang saat ini cukup populer yaitu Danau Parta (Paring Tali). Atau lebih dikenal dengan sebutan Danau Biru Pengaron. Danau ini menjadi salah satu tempat wisata di Kalimantan yang trend dan menjadi incaran para wisatawan.

Mengenal Danau Biru Pengaron

Danau Biru Pengaron

Tempat yang jadi bekas tambang disulap menjadi danau yang airnya biru nan cantik. Tempat ini bernama danau Parta atau lebih dikenal dengan sebutan Danau Biru. Terletak di Desa Sungkai, Kecamatan Simpang Empat Pengaron, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Desa ini berjarak sekitar 100 km dari pusat perkotaan. Baca juga tempat wisata di Kalimantan Danau Labuan Cermin.

Suasana danau yang tenang dengan air yang jernih nya akan membuat betah berlama lama di kawasan Danau Biru ini. Lokasi danau Biru ini sangat cocok sekali untuk di gunakan berfoto selfie atau pun berfoto bersama dengan teman-teman dan keluarga. Kawasan danau Biru sendiri seluas 1 Ha sehingga akan memuaskan anda dalam mengamati semua wisata alam yang tersedia. Adanya ikan seluang kecil yang berenang didalamnya dapat dijadikan tanda bahwa air tersebut aman untuk berenang

Daya Tarik Danau Biru Pengaron

Air yang ada di danau ini berwarna biru cerah. Biru nya air danau pasti akan membuat Anda ingin langsung turun kedalam air. Adanya Ikan di danau sebagai indikasi kalau air tersebut aman untuk dipakai berenang. Lalu dengan tebing-tebing berwana-warni akan menambah keindahan Danau Biru Pengaron. Tempat ini cocok untuk Anda yang ingin menambah feed instagram, karena pemandangan di Danau ini terlihat sangat instagramable.

Yang menarik lagi adalah terdapat tebing horizontal yang posisi nya menjorok ke danau. Tempat inilah yang nyaman dan menjadi tempat yang cocok untuk berfoto. Kawasan Danau Biru Pengaron sendiri tidak lah jauh dari pusat kota. Bila anda berangkat dari Kabupaten Banjar, maka Anda akan menempuh perjalanan sekitar 90 menit.

Fasilitas

Untuk fasilitas yang tersedia di Danau Biru ini memang masih minim dengan fasilitas. Namun di Danau ini terdapat juga para penjual makanan yang dapat anda jadikan untuk tempat istirahat yang nyaman dan terjangkau. Para pengunjung dapat beristirahat dan mengisi perut dengan membeli jajanan yang dijual oleh penjual makanan di sekitar Danau. Karena masuk ke kawasan Danau ini masih gratis jadi tidak ada tim keamanan atau kebersihan. Maka dari itu pengunjung dihimbau agar selalu menjaga diri dari kejahatan maupun kecelakaan apapun. Dan juga agar senantiasa menjaga kebersihan Danau agar tempat wisata tersebut terus terlihat asri dan indah. Danau ini memang belum dikelola oleh pemerintah kota maupun warga sekitar.

Akses Menuju Danau Biru

Adapun rute yang ditempuh bila dari Banjarmasin menuju pasar Martapura sekitar 35 km. Kemudian lanjutkan perjalanan menuju kecamatan Simpang Empat berjarak sekitar 30 km. Nanti akan ditemui persimpangan menuju Pengaron, belok kanan jalan terus mengikuti aspal sekitar 5 km. Sampai di simpang 4 belok kiri menuju jalan pertambangan. Jika belok kanan akan terlihat jembatan besi, dan kalau jalan terus akan menuju Pengaron. Disana juga tersedia warung dan tempat parkir yang dibuat warga Desa setempat. Warna air yang menyegarkan mata mengundang para pengunjung untuk langsung terjun dan menikmati segarnya air disana.

Danau Biru Pengaron tidak cuma menyajikan panorama alam yang eksotis. Tapi juga bisa menjadi wahana untuk menguji adrenalin atau nyali. Pasalnya jalur menuju lokasi memang penuh tantangan. Mulai dari perjalanan dan saat jalan kaki menuruni tebing menuju danau nya. Badan jalan kota Martapura hingga simpang empat Desa Pengaron memang masih mulus beraspal. Tapi setelah itu sejak menapaki alur kanan persimpangan tersebut badan jalan mulai terjal berbatu. Dari situlah petualangan dan adrenalin pun mulai diuji.

Tantangan selanjutnya yang kian ekstrem adalah ketika berjalan kaki menuju danau ini. Karena turunannya lumayan curam. Penglihatan para pengunjung yang datang ke tempat ini harus benar-benar fokus supaya kaki tidak salah dalam menapak. Lengah sedikit saja resikonya bisa terpeleset dan jatuh. Sebagian bebatuan nya terasa licin terutama apabila tempat ini telah di guyur hujan. Jalanan di sekitar akan licin.