Lokasi Menuju Tempat Wisata Curug Sang Hyang Taraje Garut Jawa Barat

Air Terjun selalu menjadi salah satu Objek Wisata yang menarik, dan tentunya Favorit masyarakat. Atraksi yang di sediakan gratis oleh alam ini termasuk tempat menarik untuk mengambil foto. Ternyata di kota Garut bukan hanya Dodol yang terkenal dan khas. Akan tetapi juga memiliki tempat wisata. Nah, tak salah masyarakat banyak yang menyebutkan bahwa Garut adalah kabupaten dengan seribu Curug. Dan salah satu curug yang akan di bahas kali ini yaitu curug sang hyang taraje garut.

Keasrian Di Curug Sang Hyang Taraje Garut

Curug Sang Hyang Taraje Garut

Penduduk Indonesia, tentunya tidak asing lagi dengan ‘ Garut ‘.  Wilayah Garut ini, memiliki Objek Wisata yang masih asri dan juga natural. Salah satu diantara tempat wisata Garut ini, yaitu Curug Sang Hyang Taraje Garut. Curug Sang Hyang Taraje Garut ini lumayan enak untuk di jadikan destinasi wisata keluarga. Karena fasilitas nya sudah cukup lengkap. Curug Sang Hyang Taraje Garut sendiri, berada di perbatasan Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan dengan Desa Jatiwangi, Kabupaten Garut. Ketinggiannya mencapai 80 meter. Membuat curahan airnya sanga besar dan sangat deras.

Bahkan dari jarak yang cukup jauh pun percikan airnya bisa terasa. Curug yang menjadi idola para traveller ini. Air terjun ini berada diantara perbukitan yang hijau dan dua buah air terjun langsung. Membuatnya sangat lah istimewa. Air terjun ini memang sudah terkenal lewat postingan-postingan di media sosial, sepeti Youtube, Instagram, Facebook, juga Google. Kelihatan nya sangatlah menawan dan membuat hati penasaran. Hingga tertarik untuk mengunjungi dan menyaksikan secara langsung keindahan Curug Sang Hyang Taraje Garut. Secara detail dan juga dari jarak yang dekat, bukan dari Google saja tentunya.

Mengapa Namanya Curug Sang Hyang Taraje Garut?

Curug Sang Hyang Taraje, nama Objek Wisata yang terdengar cukup unik. Curug dalam bahasa sunda berarti air terjun. Sedangkan Sang Hyang merupakan sebutan kehormatan untuk dewa tau raja pada zaman dahulu. Sedangkan Taraje dalam bahasa sunda memiliki arti tangga. Mitosnya di Objek Wisata Garut ini, yakni Curug Sang Hyang Taraje. Merupakan tangga yang dipergunakan oleh dewa-dewa untuk menuju ke kayangan.

Legenda nya, di sebutkan kalau air terjun ini di gunakan oleh Sangkuriang mengambil bintang untuk Dayang Sumbi. Sedangkan menurut legenda setempat, di dekat air terjun ini terdapat sebuah batu berbentuk tapak raksasa. Yang konon katanya adalah tapak Sangkuriang. Tapi jarang sekali orang yang dapat menemuinya.Sedangkan batu yang ada di bawah tepat ait terjun. Menurut masyarakat sekitar di percaya sebagai tempat menyimpan harta karun Sangkuriang yang di jaga oleh belut raksasa.

Tiket Menuju Air Terjun Tangga, Curug Sang Hyang Taraje Garut

Harga tiket masuk untuk menikmati Curug Sanghyang Taraje ini bisa di bilang murah. Tidak sampai menguras dompet, kalian hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp. 6000 per orang. Akan tetapi, jika datang pada saat musim liburan, tolong persiapkan uang lebih. Dikhawatirkan harga tiket masuk Curug Sanghyang Taraje naik dari pada hari biasanya. Baca juga tempat wisata sabda alam waterpark garut dan tempat wisata papandayan leisure park garut

Rute Menuju Curug Sang Hyang Taraje Garut

Untuk menuju air terjun Sang Hyang Taraje Garut. Kita bisa melalui wilayah Kampung Kombongan Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan. Curug Sang Hyang Taraje Garut ini, tepat berada di aliran Sungai Cibatarua. Salah satu anak Sungai Cikandang yang bermuara di Samudera Hindia. Dari pusat Kabupaten Garut, Curug Sang Hyang Taraje Garut berjarak sekitar 45 Km berkendara ke arah barat daya. Rute yang di ambil ke arah Kecamatan Cikajang. Di pertigaan sebelum pusat kecamatan Cikajang, kita ambil jalur ke sebelah kanan yang menuju ke kecamatan Bungbulang. Setelah melewati Objek Wisata Curug Orok. Kemudian di lanjutkan masuk ke Kampung Cisadaan, Desa Panunjung, Kecamatan Pamulihan. Setelah tiba di kampung Cisadaan, terdapat pertigaan, kita belok kanan menuju Desa Pakenjeng. Sangat di sarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi namun jika ingin menaiki kendaraan umum, Angkutan Kota ( Angkot ). Ambilah jurusan Cikajang-Pananjung, Kemudian di lanjut dengan ojek.