Menikmati Tempat Wisata Benteng Cornwallis Malaysia

Benteng Cornwallis Malaysia ini adalah sebuah benteng yang di gunakan oleh Perusahaan benteng. Yang di bangun oleh perusahaan Hindia Timur laut Pulau Pinang malaysia. Dan nama benteng ini yang di ambil dari nama Gubernur Jendral Benggala, India pada akhir abad ke-18. Dan jenderal terkemuka dari Perang kemerdekaan Amerika, Charles Cornwallis, Marwuess Cornwallis. Benteng Cornwallis Malaysia ini adalah sebuah benteng terbesar yang masih berdiri di Malaysia. Sepanjang sejarah benteng ini tidak pernah terlibat dalam pertempuran. Baca juga taman botani perdana

Sejarah Benteng Cornwallis Malaysia

Benteng Cornwallis Malaysia

Kapten Francis Light yang mengambil alih pulau dari Sultan Kedah pada tahun 1786 dan membangun benteng. Benteng ini yang aslinya adalah suatu tumpukan batang kelapa sawit tanpa stuktur permanen. Yang menutupi bidang seluar 417,6 Square feet (38,80 m2). Benteng ini bertujuan untuk melindungi Penang dari bajak laut dan Kedah. Light meninggal tahun 1794. Baca juga pulau langkawi

Dan pada tahun 1804 setelah pecahan Peperangan era Napoleon dan selama Kolonel R. T Farquhar menjabat sebagai Gubernur Penang. Tahanan – tahanan India yang membangun kembali benteng itu dengan menggunakan batu bata. Benteng Cornwallis selesai tahun 1810 dengan biaya $80,000 pada masa Gubernur Penang dijabat oleh Norman Macalister. Sebuah parit dengan lebar 9 meter dan kedalaman 2 meter mengelilingi benteng. Tapi parit itu diisi pada tahun 1920-an karena wabah malaria.

Meskipun benteng ini yang di awalnya di bangun untuk militer Britania. Dan berdungsi secara historis lebih bersifat administratif. Sebagai contoh hakim Mahkamah Agung penang, Sir Edmond Stanley. Awalnya bertempat tinggal di Benteng Cornwallis ketika mahkamah dibuka pada 31 Mei 1808. Pada tahun 1920-an polisi Sikh dari Negeri-Negeri Selat berkedudukan di benteng. Personil Angkatan Laut Kerajaan Britania di bawah pimpinan Rev. Peter Brown RN melakukan survei arkeologi pada Juli/Agustus 1970. Pada tanggal 8 September 1977, berdasarkan Undang-Undang Peninggalan Sejarah 168/1976, benteng ini ditetapkan sebagai Monumen Kuno dan Situs Bersejarah. Kini Benteng Cornwallis menjadi salah satu objek wisata Penang.

Arsitektur Bangunan

Kapel di Benteng Cornwallis yang di bangun pada tahun 1799, dan pernikahan pertama. Yang tercatat dilakukan di kapal itu adalah pernikahan John Timmers dengan Martina Rozells. dengan Martina Rozells, janda Francis Light. Bangunan di bagian barat daya benteng yang hampir dipastikan bukan kapel akan tetapi magasin utama. Atap yang sangat besar dan penopang – penopang sekitarnya. Ciri yang sangat khas bangunan ini adalah struktur beratap tertua yang masih bertahan di Penang dari era kolonial.

Maria kuno ini yang menghiasi benteng, mariam terbesar yang sudah di kenal. Sebagai Seri Rambai yang di pasang pada tahun 1603. Pada tahun 1606 VOC yang memberikan mariam itu kepada Sultan Johor. Dan pada tahun 1613 orang aceh yang mengambil Sei Rambai dan membawanya ke Aceh. Pada tahun 1795, rakyat Aceh memberikan Seri Rambai ke Kuala Selangor. Britania merebut Seri Rambai pada tahun 1871 sebagai rampasan setelah menyerang Kuala Selangor dan membawa meriam ke Penang. Pemerintah Britania memindahkan Seri Rambai ke benteng ini tahun 1950-an.

Di sebuah mercusuar tiang baja setinggi 21 m (69 ft). Yang di bangun di sudut timur laut bentang pada tahun 1882. Mercusuar ini yang tertua kedua di Malaysia  setelah Mercusuar Tanjung Rachado di Tanjung Tuan, Melaka. Awalnya bernama Mercusuar Sudut Benteng (Fort Point Lighthouse). Kini diubah menjadi Mercusuar Pelabuhan Penang setelah renovasi pada tahun 1914 dan 1925. Ketua komite Pengembangan Parawisata Negara Bagian pada tahun 2006. Yang mengklaim bahwa mercusuar ini adalah satu satunya mercusuar di Malaysia yang menyerupai tiang kapal. Dan satu-satunya di Semenanjung Malaysia yang fungsinya tidak untuk navigasi. Baca juga gereja santo paulus

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: