Bermain Ke Tempat Wisata Taman Alun Alun Kidul Yogyakarta

Alun – alun Kidul Yogyakarta ini di kenal dengan nama alkid merupakan salah satu Tempat wisata Yogyakrta di malam hari. Yang menawarkan pesona jogja di malam hari dan menajdi salah satu destinasi wisata yang cukup menarik untuk di kunjungi. Di lokasi ini anda bisa menimati malam di alam yang terbuka. Karena hal ini yang wajib anda lakukan saat berkunjung ke alun alun kidul Yogyakarta adalah mencoba permainan masangi. Serta mengayuh odong – odong atau kereta hias untuk mengelilingi alun – alun. Jika anda mencari lokasi untuk nongkrong di jogja sata malam, selain kawasan malioboro yaitu alun – alun kidul Yogyakarta.

Alun-Alun Kidul Yogyakarta

Spot wisata yang terletak di belakang komplek Keraton Yogyakarta ini memang selalu ramai pengunjun. Dan anda akan menemukan berbagai macam lesehan, angkringan, dan juga kerlap-kerlip sepeda hias. Menjadi tujuan para warga Jogja ataupun pendatang seperti mahasiswa mahasiswi untuk hangout di malam hari. Sejak sore, lapangan yang ditumbuhi 2 pohon beringin besar di tengahnya ini mulai ramai suasananya. Pedagang membuka lapaknya, pemilik odong-odong mulai menyalakan lampu, dan satu persatu wisatawan berdatangan.

Lokasi Alun – alun Kidul Keraton Yogyakarta

Alun – alun kidul keraton Yogyakarta ini yang berada di sebalah selatan atau belakang Keraton Yogyakarta. Secara administratif Alun-alun Kidul masuk dalam Kecamatan Keraton Daerah Istimewa Yogyakarta. Klik di sini untuk melihat tempat lokasi tersebut.

Akses untuk menuju ke Alun-alun Kidul Yogyakarta

Alun-alun Kidul Yogyakarta dapat dengan mudah dijangkau dari manapun. Karena berlokasi di belakang Keraton Yogyakarta yang notabene jantung kota Yogyakarta.

  • Dari Malioboro atau titik nol km : dapat ditempuh dalam waktu 15 menit menggunakan becak atau andong. Dalam perjalanan anda akan melewati bekas pasar burung Ngasem dan salah satu istana air Tamansari.
  • Jika menggunakan kendaraan umum dapat memilih bus kota jalur 5. Kemudian turun di Plengkung Gading – berjalan ke arah utara sekitar 5 menit – Alun-alun Kidul. Jangan lupa baca juga candi prambanan Yogyakarta

Mitos Pohon Beringin

Selain datang untuk bersantai menikmati malam hari di Yogyakarta, tidak sedikit yang mencoba tradisi Masangin. Yaitu berjalan melintasi celah di antara kedua pohon beringin dengan mata tertutup. Alun-alun kidul Yogyakarta ini sangat terkenal dengan pohon beringin kembar ini. Konon, siapa yang bisa melewati pohon ini dengan mata tertutup, maka hatinya bersih dan lapang. Jadi jangan heran jika anda berkunjung ke alun-alun kidul dan melihat banyak orang dengan mata tertutup. Untuk mencoba jalan dari pinggir alun-alun ke antara dua pohon ini.

Mitos lainnya, beringin kembar ini dipercaya sebagai pintu gerbang laut selatan. Tradisi ini sudah ada jauh sejak masa awal Kesultanan Yogyakarta. Masangin biasa dilakukan tiap malam 1 suro, saat ritual Topo Bisu dilakukan. Pada masa itu, para prajurit dan Abdi Dalem mengelilingi benteng dan tidak boleh mengucap 1 kata pun. Tapi kalau hanya ingin bersenang-senang, keliling alun-alun kidul naik odong-odong warna-warni jadi pilihan yang seru.

Fasilitas yang terdapat di Alun-alun Kidul Yogyakarta antara lain

  • Jasa penyewaan penutup mata untuk melakukan Masangin Rp. 3.000
  • Jasa penyewaan sepeda tandem Rp. 10.000/ 4 putaran Alkid untuk sepeda tandem 2, sedangkan untuk sepeda tandem 3 hanya tiga kali putaran.
  • Becak mini tarif meyesuaikan / nego
  • Odong-odong dan sejenisnya Rp. 3.000 – Rp. 6.000
  • Penjual makanan dan minuman
  • Jajanan khas tiap sore menjelang malam adalah otak-otak dan tempura
  • Jajanan menjelang malam adalah jagung bakar dan roti bakar. Sedangkan minumannya berupa wedang ronde dan wedang bajigur.

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan Di Alun – Alun Kidul Yogyakarta

Masangin

Yang anda lakukan saat berkunjung ke alun – alun kidul Yogyakarta adalah melakukan permainan masangin. Aturan mainnya sangat sederhana, yakni kamu harus berjalan kaki dari ujung alun-alun. Hingga melintasi 2 ringin kurung (beringin kembar yang ada di tengah alun-alun) dengan mata tertutup.

Sepintas hal ini terlihat sangat mudah namun percayalah, masangin tidak semudah kelihatannya. Rata-rata orang memerlukan lebih dari 1 kali percobaan sebelum bisa melewati pohon beringin. Biasanya mereka bukannya melintasi ringin kurung melainkan berbelok jauh. Berdasarkan mitos yang dipercayai masyarakat, konon hanya mereka yang bersih hatinya yang bisa melintas dengan sukses pada percobaan pertama.

Naik Kereta Hias

Permainan lain yang tak kalah seru dari masangin adalah mengendarai becak hias. Becak hias ini disajikan dengan lampu warna-warni yang dibentuk sedemikian rupa sehingga dapat menjadikan becak hias tersebut menarik untuk dilihat. Becak hias ini berkapasitas 4 orang hingga 10 orang dengan biaya sewa yang berbeda-beda.

Untuk yang berkapasitas 4 orang, cukup membayar sewa sebesar 30.000 rupiah untuk 3 kali putaran. Dan untuk becak yang berkapasitas 10 orang, didesain dengan penumpang yang ada diatas, tidak perlu repot-repot mengayuh. Dan mengemudikan becak tersebut Biaya sewa yang ditawarkan sebesar 70.000 rupiah untuk 3 kali putaran juga.

Ngangkring & Lesehan

Salah satu cara menikmati Alun-alun Kidul adalah dengan jajan di angkringan atau duduk lesehan di selembar tikar. Sembari menikmati makanan yang sudah dipesan, kamu bisa bercakap soal apa saja mulai dari dosen killer. Tugas yang menumpuk, kuliah yang tidak kunjung usai, cinta yang ditolak, hingga sok serius membahas negara. Taburan gemintang di langit malam serta udara dingin yang mulai merasuk. Akan menjadikan malammu di Alun – alun kidul Yogyakarta semakin romantis.

Wisata Kuliner

Wisata Jogja malam hari di sekitar Alun – alun kidul Yogyakarta selain masangin dan permainan. Ada beberapa kuliner khas yang dijajakan disini salah satunya adalah es goreng. Dinamakan es goreng karena es lilin dicelupkan kedalam cairan berwarna coklat yang ada di tempat penggorengan atau wajan. Es goreng dapat dibeli dengan harga yang sangat terjangkau yaitu 2000 rupiah saja.

Tidak hanya es goreng yang dijajakan disini, namun masih banyak lagi kuliner yang ada seperti jagung bakar, roti bakar. Mie rebus, wedang ronde, cilok, cimol, tempura, bakso bakar, nasi kucing, dan juga minuman-minuman dengan harga yang sangat terjangkau. Deretan cafe dan warung kopi yang ada di Alun-alun Kidul pun bisa anda datangi. Jika kamu ke Alun – alun Kidul Yogyakarta pada siang hari, silahkan mampir ke Warung Handayani di jalan menuju Plengkung Gading.

Berfoto Dengan Sunset

Untuk anda yang ingin mengabadikan fenorama alam ataupun kejadian di sekeliling lokasi tersebut. Di alun alun selatan yang menarik ini serta menajdi salah satu alternatif hunting model candid ataupun fenomena alam seperti sunset. Jangan lupa baca juga tempat wisata Taman Sari Yogyakarta